
Bondowoso, 28 Mei 2025 — Pondok Pesantren Al Fatih As Syafii tengah memaksimalkan persiapan menyambut visitasi/verifikasi lapangan dari tim Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso sebagai bagian dari proses pengajuan izin operasional Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Dalam beberapa pekan terakhir, seluruh elemen pesantren terlibat aktif dalam proses ini, mulai dari melengkapi dokumen administrasi, pembenahan sarana prasarana, hingga penataan lingkungan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan Kemenag.
Menariknya, persiapan ini tidak hanya melibatkan internal pondok, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar. Secara bergotong royong, warga ikut ambil bagian dalam pembangunan sarana dan prasarana, termasuk menyumbang dan mengangkut kayu ke lokasi ponpes sebagai bahan utama beberapa bangunan yang sedang dikembangkan.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat kompak dan menunjukkan kepedulian yang luar biasa. Gotong royong ini bukan hanya bentuk dukungan fisik, tetapi juga spiritual bagi perjuangan pendidikan di pesantren, semoga Allah SWT berkahi selalu kehidupan masyarakat ini” ujar Kiai Agung selaku Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatih As Syafii.
Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam proses pendirian MI Al-Fatih, yang diharapkan dapat segera mengantongi izin operasional resmi dari Kemenag. Jika berhasil, di pegunungan ini lembaga ini akan menjadi pusat pendidikan dasar berbasis Islam yang berkualitas, disiplin dan terdepan insyaAllah.
Dengan sinergi antara pesantren dan masyarakat, Pondok Pesantren Al Fatih As Syafii optimis dapat mewujudkan pendidikan berkualitas dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.
Adm¹