
Semangat gotong royong kembali mewarnai kehidupan masyarakat di Kecamatan Prajekan, Bondowoso. Puluhan warga dengan sukarela turun tangan membantu proses pengurukan tanah untuk pembangunan kamar santri putri di Pondok Pesantren Al Fatih As Syafii, Sabtu (15/4).
Sejak pagi, masyarakat berdatangan dengan membawa alat-alat kerja seperti cangkul, sekop, hingga gerobak dorong. Mereka bekerja sama meratakan timbunan tanah yang menjadi dasar fondasi kamar baru untuk para santri putri.
“Alhamdulillah…kami sangat bersyukur atas kepedulian dan kekompakan masyarakat sekitar. Bantuan ini mempercepat proses pembangunan dan menunjukkan bahwa pendidikan santri adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kiai Agung Wijaksono, pendiri sekaligus pengasuh PP. Al Fatih As Syafii.
Kegiatan ini menjadi cerminan eratnya hubungan antara pesantren dan masyarakat. Dukungan tersebut tidak hanya berupa tenaga, tapi juga menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun fasilitas pendidikan yang lebih layak.
“Sanguna paghi’ ghi mulia kia,” ucap Pak Roy dengan penuh ketulusan dalam bahasa Madura, yang berarti, “Ini adalah bekal untuk hari esok di akhirat, karena kita semua akan kembali kepada-Nya.”
Pembangunan kamar ini dirancang untuk menampung puluhan santri putri, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ruang yang semakin mendesak seiring bertambahnya jumlah santri setiap tahun.
Adm¹