
Peringatan Haul ke-13 Abah Kusmaini As-Sadzaly berlangsung dengan penuh khidmat di Pondok Pesantren Al-Fatih As-Syafi’i. Haul ini merupakan haul pertama kalinya yang diadakan di PP. Al-Fatih As-Syafi’i, diacara ini dihadiri oleh Pengasuh & santri. Haul ini bukan sekadar mengenang beliau, tetapi juga menjadi momen refleksi atas nilai-nilai perjuangan yang diwariskan.
Abah Kusmaini dikenal sebagai sosok yang gigih dalam perjuangan memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Beliau menjadi inspirasi bagi berdirinya Pondok Pesantren Al-Fatih As-Syafi’i yang didirikan atau dirintis oleh putranya, Kiai Dr.Agung Wijaksono, M.Pd. Dalam sambutannya, Kiai Agung mengingatkan pentingnya ilmu dan pengorbanan sebagaimana teladan yang diwariskan Abah Kusmaini.
“Abah adalah contoh nyata bagaimana perjuangan tanpa pamrih dapat memberikan manfaat besar bagi generasi selanjutnya. Beliau rela berkorban tenaga, waktu, bahkan materi untuk memastikan kedua putranya mendapat pendidikan terbaik dan siap terjun dan manfaat di tengah masyarakat,” ungkap Kiai Agung.
Tema utama haul kali ini adalah “Ilmu sebagai Warisan Terbaik.” Pengasuh juga menekankan pentingnya ilmu sebagai landasan kemajuan umat. Tidak hanya berbicara tentang peran ilmu, mereka juga mendorong generasi muda untuk terus melanjutkan perjuangan Abah Kusmaini, terutama dalam dunia pendidikan.
Acara diisi dengan berbagai kegiatan seperti pembacaan Surah Yasin, tahlil, zikir. Para santri PP. Al-Fatih As-Syafi’i yg selalu semangat menuntut ilmu, akhlak yang baik menjadi bukti bahwa nilai-nilai yang diperjuangkan Abah Kusmaini tetap hidup di hati banyak orang.
Peringatan haul ini tidak hanya menjadi ajang mengenang beliau, tetapi juga momentum memperkuat tekad untuk melanjutkan perjuangan Abah Kusmaini dalam menumbuhkan semangat rela berkorban dan berjuang demi memberikan pendidikan terbaik bagi generasi selanjutnya. Semoga setiap manfaat dan keberkahan PP. Al-Fatih As-Syafi’i juga menjadi jariyah luar biasa bagi beliau. Allahumma Aamiin….