
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: SFHDR; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 169.65677; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
Grunggungan, Prajekan, Bondowoso, 20 Juli 2021 – Untuk pertama kalinya, PP. Al-Fatih As-Syafi’i melaksanakan penyembelihan hewan qurban pada hari raya Idul Adha tahun ini. Dua ekor kambing disembelih sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama, serta untuk memulai tradisi baru di pondok pesantren yang terletak di pegunungan ini.
Pelaksanaan qurban ini dipimpin langsung oleh pendiri dan pimpinan PP. Al-Fatih As-Syafi’i, Agung Wijaksono. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi. “Alhamdulillah, tahun ini kita bisa melaksanakan qurban untuk pertama kalinya di pondok ini. Ini adalah langkah awal yang sangat berarti bagi kita semua. Semoga tradisi ini bisa terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Setelah selesai pelaksanaan sholat Idul Adha Kyai menyampaikan mauidzoh hasanah dilanjutkan dengan mengumumkan jumlah hewan qurban tahun 1442 H ini. “Tahun ini Alhamdulillah kita mendapat amanah penyembelihan hewan qurban berupa 2 ekor kambing, yaitu milik Bapak Sri Agus Setiawan dari Banyuputih & Bapak Muhammad Fatkurrohman bin Moch Kubero dari Bojonegoro” ujar Kyai Agung Wijaksono. Beliau melanjutkan tahlil dan doa bersama untuk masyarakat khususnya untuk pemilik hewan qurban.
Setelah itu, Kyai Ali Suwarno selaku Ketua Yayasan bersama beberapa masyarakat melakukan penyembelihan kambing dengan penuh khidmat. Daging kambing tersebut kemudian dibagikan kepada para santri, warga sekitar, dan masyarakat yang membutuhkan. (20/07/2021)
Masyarakat tampak antusias dan bergembira dengan pelaksanaan qurban ini. “Kami sangat senang bisa merasakan nikmatnya daging qurban tahun ini. Semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi,” ungkap salah satu masyarakat.
Pelaksanaan qurban di PP. Al-Fatih As-Syafi’i ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang akan terus berkembang. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar. Dengan dimulainya pelaksanaan qurban ini, PP. Al-Fatih As-Syafi’i menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan nilai-nilai keagamaan dan sosial di wilayah pelosok pegunungan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitarnya. (Adm1)